EnglishBahasa Indonesia Mon - Fri 08:00-17:00 +62-21-2289-2048
waskitatollroad@wtr.co.id

Peresmian Tol Trans Jawa Oleh Presiden Jokowi bakal Dilakukan di Jembatan Pelengkung Kalikuto

PT Waskita Toll Road > News Updates > Peresmian Tol Trans Jawa Oleh Presiden Jokowi bakal Dilakukan di Jembatan Pelengkung Kalikuto

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan beberapa ruas Tol Trans Jawa, Kamis (20/12/2018). Ruas tol yang akan diresmikan itu masing-masing seksi Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Salatiga-Kertasuro, Wilangan-Kertosono, Pasuruan-Purbolinggo. Rencananya, peresmian akan dilakukan di ikon tol Semarang-Batang, yakni di Jembatan Pelengkung Kalikuto, Weleri, Kendal. Setelah diresmikan, Tol Transjawa akan langsung dibuka dan operasionalkan selama 24 Jam.

Berbeda pada saat arus mudik tahun ini, tol Trans Jawa kali ini sudah dapat digunakan dua arah sekaligus. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimulyono mengatakan setelah diresmikan para pengguna jalan tol tidak dipungut biaya sama sekali. Hal itu berlaku hingga 1 Januari 2019.
“Besok (Kamis) sekitar pukul 13.00 di sini (Kalikuto) diresmikan oleh presiden,” ujarnya saat memastikan persiapan peresmian Tol Semarang Batang, di Jembatan kalikuto, Selasa (18/12/2018).

Berdasarkan pengecekan yang dilakukannya, ruas tol yang akan diresmikan Kamis lusa itu siap digunakan. Bahkan hampir seluruhnya selesai.
“Dari Brebes hingga sini (Kendal) sudah sip. Yang agak kritis di Wilangan, Jawa timur, masih ada dua hari sebelum diresmikan semoga sudah selesai,” jelasnya
Sementara itu, Dirut Jasamarga Semarang Batang (JSB) mengatakan pekerjaan mainroad (jalan utama) tol Semarang Batang sudah selesai.

Bahkan juga telah diuji oleh tim penguji dari kementrian PUPR. “Saat ini masih ada beberapa bagian yang akan disempurnakan, terutama di daerah Simpang Susun Manyaran, namun target malam ini sudah selesai,” tuturnya. Ia mengatakan masih ada beberapa lahan yang masih belum terbebaskan. Lahan yang belum terbebaskan yakni pada Penentuan Lokasi (Penlok) tahap 2. Namun lahan tersebut bukanlah bagian dari di jalan utama sehingga menurutnya pembebasan jalan akan bersamaan pada saat operasional.
“Keputusan tarif menunggu keputusan dari kementrian PUPR, saya tidak bisa memperkirakannnya,” jelasnya. (*)

Sumber : Tribunnews.com