Bahasa Indonesia Mon - Fri 08:00-17:00 +62 21 851 5558 / +62 21 851 5556
waskitatollroad@wtr.co.id

Pengamat: Penyesuaian Ruas Tol Pemalang – Batang Sebagai Upaya BUJT Untuk Memenuhi Kewajiban dan Meningkatkan Pelayanan

PT Waskita Toll Road > Berita terkini > Pengamat: Penyesuaian Ruas Tol Pemalang – Batang Sebagai Upaya BUJT Untuk Memenuhi Kewajiban dan Meningkatkan Pelayanan

Batang, 19 Agustus 2021, PT Pemalang Batang Toll Road selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) milik PT Waskita Toll Road (WTR) yang mengelola ruas tol Pemalang Batang mulai memberlakukan penyesuaian tarif sejak 19 Agustus 2021 pukul 00.00 WIB. Penyesuaian tarif ini dilakukan bersamaan dengan tiga ruas lainnya dalam rangkaian tol Trans Jawa , yaitu ruas tol Semarang – Batang yang dikelola PT Jasamarga Semarang Batang, ruas tol Solo – Ngawi yang dikelola oleh PT Jasamarga Solo Ngawi, dan ruas tol Pasuruan Probolinggo yang dikelola oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol. Secara rata-rata besaran penyesuaian tarif yang dilakukan adalah sebesar 4,41% untuk perjalanan dari Jakarta – Surabaya.

Sejalan dengan kebijakan penyesuaian tarif tol, PBTR berkomitmen untuk senantiasa menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Direktur Utama PBTR, Supriyono menyatakan bahwa pemenuhan SPM dilakukan untuk memastikan kenyamanan, keselamatan, dan keamanan pengguna jalan selalu terjaga. “Kegiatan pemenuhan SPM yang sudah dilakukan antara lain monitoring kondisi jalan tol secara berkala, melakukan perbaikan jalanan yang berlubang atau retak, serta memotong rumput di sekitar ruas tol untuk menjaga kerapihan dan keindahan ruas,” jelas Supriyono.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno, mengungkapkan bahwa penyesuaian tarif tol merupakan hal yang wajar dan merupakan amanat dalam Undang-Undang. “Menurut Undang-Undang, penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali mengikuti laju inflasi” ungkap Djoko.

Djoko menambahkan bahwa ruas tol Pemalang – Batang berkontribusi dalam mempersingkat waktu perjalanan dari Jawa Tengah menuju DKI Jakarta dan Jawa Barat. “Dengan adanya ruas tol, waktu perjalanan darat dari Semarang menuju Jakarta dapat dipangkas menjadi kurang dari 6 jam,” ujar Djoko.

Djoko memandang bahwa penyesuaian tarif diperlukan dalam rangka meningkatkan kemampuan BUJT untuk memenuhi SPM kepada para pengguna jalan. Kendaraan Over Dimension Overload (ODOL) yang melintasi jalan tol menjadi salah satu hal yang cukup memberatkan bagi BUJT. “Peningkatan Kendaran ODOL yang melintasi ruas tol membebani operasional BUJT akibat bertambahnya tingkat kerusakan jalan” jelas Djoko.

Manfaat dari keberadaan ruas tol Pemalang – Batang tidak hanya dirasakan oleh para pelaku perjalanan, tetapi juga dirasakan oleh para pelaku usaha. Kepala Bidang Bina Marga Kota Pekalongan Andry Martha menyatakan bahwa masyarakat sekitar merasakan dampak positif dari keberadaan ruas tol Pemalang – Batang. “Terjadi kenaikan omset pedagang batik di Pasar Setono setelah dibangunnya exit tol di Wilayah Kota Pekalongan,” ungkap Andry.

Selain itu, PBTR juga turut memberdayakan UMKM sekitar untuk dapat menjual produk produknya di rest area. “Kami berharap, ruas tol ini dapat menjadi wadah bagi UMKM sekitar untuk mengembangkan usahanya agar dapat meningkatkan perekonomian di Pemalang hingga Batang,” ungkap Supriyono.
—————————————————————————————————————-
Untuk keterangan lebih lanjut :
Alex Siwu
Corporate Secretary
PT Waskita Toll Road
Waskita Rajawali Tower, Lt.7
Email : alex@wtr.co.id

Yulian Fundra Kurnianto
Manajer Teknik dan Operasi
PT Pemalang Batang Tol Road
Gedung Operasional, Jalan Tol Pemalang – Batang KM 344A
Email: aan.yulian@pbtr.co.id